Senin, 16 Februari 2015

ANDA DAN KESYUKURAN

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (surah Ibrahim 14, ayat 7).

Enak didengar dan mungkin sudah kerap kita dengar maksud ayat ini, namun tidaklah mudah bagi seseorang untuk melakukannya. Karena jika ia malakukan maksud ayat ini niscaya ia akan berjaya dalam hidupnya.

Dalam buku "The Secret": Banyak orang menjalani hidup dengan cukup benar tetapi tetap miskin kerana kurang bersyukur. – Wallace Wattles.

Janganlah anda selalu mengeluhkan apa yang tidak anda miliki. Saya tidak memiliki rumah yang saya inginkan, saya tidak memiliki mobil yang saya idamkan, saya tidak memiliki uang yang banyak, saya tidak memiliki ……….ini itu dan lain sebagainya. Keluhan-keluhan seperti ini akan memberikan efek yang sangat negatif bagi semangat anda. Anda tidak pernah mensyukuri apa yang ada sehingga apa yang anda miliki seakan-akan tidak ada harganya sama sekali. Ini amat berbahaya. Inilah yang dinamakan siksaan hidup.
Sepatutnya anda harus menfokuskan kepada yang anda miliki saat ini. Dengan demikian anda akan bersemangat selalu dalam hidup anda. Anda tidak mungkin mempunyai uang yang banyak jika anda tidak mensyukuri uang yang sekarang ada pada anda. Seberapapun wang yang ada. Anda tidak mungkin memiliki rumah yang anda idamkan jika anda tidak mensyukuri rumah yang anda tinggali saat ini, sebesar apapun rumah anda. Anda tidak mungkin mempunyai kendaraan idaman anda jika anda tidak mensyukuri kendaraan yang ada saat ini. Inilah kunci keberhasilan.
Dengan mensyukuri nikmat, hati anda akan merasa tenang. Ketenangan akan membawa kepada kebaikan-kebaikan yang lain. Dan jika anda senantiasa mengeluh, maka anda tidak akan merasakan ketenangan dan tidak dapat menfokuskan tujuan hidup anda.
Fokuslah kepada apa yang anda inginkan. Janganlah berfokus kepada apa yang tidak anda miliki. Insya Allah anda akan berjaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar